;
Showing posts with label kisah. Show all posts
Showing posts with label kisah. Show all posts

Thursday, December 17, 2015

Syarifudin Khaliffah - Bocah Ajaib Dari Afrika

Thursday, December 17, 2015

Kembali mengingat peristiwa tahun 90-an, dunia saat itu gempar dengan berita besar seorang bayi berumur 2 bulan dari keluarga Katholik di Afrika yang menolak dibaptis. “Mama, unisibi baptize naamini kwa Allah, na jumbe wake Muhammad” (Ibu, tolong jangan baptis saya. Saya adalah orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, Muhammad).
Ayah dan ibunya, Domisia-Francis, pun bingung. Kemudian didatangkan seorang pendeta untuk berbicara kepada bayinya itu: “Are You Yesus?” (Apakah kamu Yesus?).
Kemudian dengan tenang sang bayi Syarifuddin menjawab:“No, I’m not Yesus. I’m created by God. God, The same God who created Jesus” (Tidak, aku bukan Yesus. Aku diciptakan oleh Tuhan, Tuhan yang sama dengan yang menciptakan Yesus). Saat itu ribuan umat Kristen di Tanzania dan sekitarnya dipimpin bocah ajaib itu mengucapkan dua kalimat syahadat.
Bocah Afrika kelahiran 1993 itu lahir di Tanzania Afrika, anak keturunan non Muslim. Sekarang bayi itu sudah remaja, setelah ribuan orang di Tanzania-Kenya memeluk agama Islam berkat dakhwahnya semenjak kecil. Syarifuddin Khalifah namanya, bayi ajaib yang mampu berbicara berbagai bahasa seperti Arab, Inggris, Perancis, Italia dan Swahili. Ia pun pandai berceramah dan menterjemahan al-Quran ke berbagai bahasa tersebut. Hal pertama yang sering ia ucapkan adalah: “Anda bertaubat, dan anda akan diterima oleh Allah Swt.”
Syarifuddin Khalifah hafal al-Quran 30 juz di usia 1,5 tahun dan sudah menunaikan shalat 5 waktu. Di usia 5 tahun ia mahir berbahasa Arab, Inggris, Perancis, Italia dan Swahili. Satu bukti kuasa Allah untuk menjadikan manusia bisa bicara dengan berbagai bahasa tanpa harus diajarkan.
Latar Belakang Syarifuddin Khalifah
Mungkin Anda terheran-heran bahkan tidak percaya, jika ada orang yang bilang bahwa di zaman modern ini ada seorang anak dari keluarga non Muslim yang hafal al-Quran dan bisa shalat pada umur 1,5 tahun, menguasai lima bahasa asing pada usia 5 tahun, dan telah mengislamkan lebih dari 1.000 orang pada usia yang sama. Tapi begitulah kenyatannya, dan karenanya ia disebut sebagai bocah ajaib; sebuah tanda kebesaran Allah Swt.
Syarifuddin Khalifah, nama bocah itu. Ia dilahirkan di kota Arusha, Tanzania. Tanzania adalah sebuah negara di Afrika Timur yang berpenduduk 36 juta jiwa. Sekitar 35 persen penduduknya beragama Islam, disusul Kristen 30 persen dan sisanya beragam kepercayaan terutama animisme. Namun, kota Arusha tempat kelahiran Syarifuddin Khalifah mayoritas penduduknya beragama Katolik. Di urutan kedua adalah Kristen Anglikan, kemudian Yahudi, baru Islam dan terakhir Hindu.
Seperti kebanyakan penduduk Ashura, orangtua Syarifuddin Khalifah juga beragama Katolik. Ibunya bernama Domisia Kimaro, sedangkan ayahnya bernama Francis Fudinkira. Suatu hari di bulan Desember 1993, tangis bayi membahagiakan keluarga itu. Sadar bahwa bayinya laki-laki, mereka lebih gembira lagi.
Sebagaimana pemeluk Katolik lainnya, Domisia dan Francis juga menyambut bayinya dengan ritual-ritual Nasrani. Mereka pun berkeinginan membawa bayi manis itu ke gereja untuk dibaptis secepatnya. Tidak ada yang aneh saat mereka melangkah ke Gereja. Namun ketika mereka hampir memasuki altar gereja, mereka dikejutkan dengan suara yang aneh. Ternyata suara itu adalah suara bayi mereka. “Mama usinibibaptize, naamini kwa Allah wa jumbe wake Muhammad!” (Ibu, tolong jangan baptis saya. Saya adalah orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, Muhammad).
Mendengar itu, Domisia dan Francis gemetar. Keringat dingin bercucuran. Setelah beradu pandang dan sedikit berbincang, mereka memutuskan untuk membawa kembali bayinya pulang. Tidak jadi membaptisnya.
Awal Maret 1994, ketika usianya melewati dua bulan, bayi itu selalu menangis ketika hendak disusui ibunya. Domisia merasa bingung dan khawatir bayinya kurang gizi jika tidak mau minum ASI. Tetapi, diagnose dokter menyatakan ia sehat. Kekhawatiran Domisia tidak terbukti. Bayinya sehat tanpa kekurangan suatu apa. Tidak ada penjelasan apapun mengapa Allah mentakdirkan Syarifuddin Khalifah tidak mau minum ASI dari ibunya setelah dua bulan.
Di tengah kebiasaan bayi-bayi belajar mengucapkan satu suku kata seperti panggilan “Ma” atau lainnya, Syarifuddin Khalifah pada usianya yang baru empat bulan mulai mengeluarkan lafal-lafal aneh. Beberapa tetangga serta keluarga Domisia dan Francis terheran-heran melihat bayi itu berbicara. Mulutnya bergerak pelan dan berbunyi: “Fatuubuu ilaa baari-ikum faqtuluu anfusakum dzaalikum khairun lakum ‘inda baari-ikum, fataaba ‘alaikum innahuu huwattawwaburrahiim.”
Orang-orang yang takjub menimbulkan kegaduhan sementara namun kemudian mereka diam dalam keheningan. Sayangnya, waktu itu mereka tidak mengetahui bahwa yang dibaca Syarifuddin Khalifah adalah QS. al-Baqarah ayat 54.
Domisia khawatir anaknya kerasukan setan. Ia pun membawa bayi itu ke pastur, namun tetap saja Syarifuddin Khalifah mengulang-ulang ayat itu. Hingga kemudian cerita bayi kerasukan setan itu terdengar oleh Abu Ayub, salah seorang Muslim yang tinggal di daerah itu. Ketika Abu Ayub datang, Syarifuddin Khalifah juga membaca ayat itu. Tak kuasa melihat tanda kebesaran Allah, Abu Ayub sujud syukur di dekat bayi itu.
“Francis dan Domisia, sesungguhnya anak kalian tidak kerasukan setan. Apa yang dibacanya adalah ayat-ayat al-Qur’an. Intinya ia mengajak kalian bertaubat kepada Allah,” kata Abu Ayub.
Beberapa waktu setelah itu Abu Ayub datang lagi dengan membawa mushaf. Ia memperlihatkan kepada Francis dan Domisia ayat-ayat yang dibaca oleh bayinya. Mereka berdua butuh waktu dalam pergulatan batin untuk beriman. Keduanya pun akhirnya mendapatkan hidayah. Mereka masuk Islam. Sesudah masuk Islam itulah mereka memberikan nama untuk anaknya sebagai “Syarifuddin Khalifah”.
Keajaiban berikutnya muncul pada usia 1,5 tahun. Ketika itu, Syarifuddin Khalifah mampu melakukan shalat serta menghafal al-Quran dan Bible. Lalu pada usia 4-5 tahun, ia menguasai lima bahasa. Pada usia itu Syarifuddin Khalifah mulai melakukan safari dakwah ke berbagai penjuru Tanzania hingga ke luar negeri. Hasilnya, lebih dari seribu orang masuk Islam.
Kisah Nyata Syarifuddin Mengislamkan Ribuan Orang
Kisah nyata ini terjadi di Distrik Pumwani, Kenya, tahun 1998. Ribuan orang telah berkumpul di lapangan untuk melihat bocah ajaib, Syarifuddin Khalifah. Usianya baru 5 tahun, tetapi namanya telah menjadi buah bibir karena pada usia itu ia telah menguasai lima bahasa. Oleh umat Islam Afrika, Syarifuddin dijuluki Miracle Kid of East Africa.
Perjalanannya ke Kenya saat itu merupakan bagian dari rangkaian safari dakwah ke luar negeri. Sebelum itu, ia telah berdakwah ke hampir seluruh kota di negaranya, Tanzania. Masyarakat Kenya mengetahui keajaiban Syarifuddin dari mulut ke mulut. Tetapi tidak sedikit juga yang telah menyaksikan bocah ajaib itu lewat Youtube.
Orang-orang agaknya tak sabar menanti. Mereka melihat-lihat dan menyelidik apakah mobil yang datang membawa Syarifuddin Khalifah. Beberapa waktu kemudian, Syaikh kecil yang mereka nantikan akhirnya tiba. Ia datang dengan pengawalan ketat layaknya seorang presiden.
Ribuan orang yang menanti Syarifuddin Khalifah rupanya bukan hanya orang Muslim. Tak sedikit orang-orang Kristen yang ikut hadir karena rasa penasaran mereka. Mungkin juga karena mereka mendengar bahwa bocah ajaib itu dilahirkan dari kelarga Katolik, tetapi hafal al-Quran pada usia 1,5 tahun. Mereka ingin melihat Syarifuddin Khalifah secara langsung.
Ditemani Haji Maroulin, Syarifuddin menuju tenda yang sudah disiapkan. Luapan kegembiraan masyarakat Kenya tampak jelas dari antusiasme mereka menyambut Syarifuddin. Wajar jika anak sekecil itu memiliki wajah yang manis. Tetapi bukan hanya manis. Ada kewibawaan dan ketenangan yang membuat orang-orang Kenya takjub dengannya. Mengalahkan kedewasaan orang dewasa.
Kinilah saatnya Syaikh cilik itu memberikan taushiyah. Tangannya yang dari tadi memainkan jari-jarinya, berhenti saat namanya disebut. Ia bangkit dari kursi menuju podium.
Setelah salam, ia memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi. Bahasa Arabnya sangat fasih, diakui oleh para ulama yang hadir pada kesempatan itu. Hadirin benar-benar takjub. Bukan hanya kagum dengan kemampuannya berceramah, tetapi juga isi ceramahnya membuka mata hati orang-orang Kristen yang hadir pada saat itu. Ada seberkas cahaya hidayah yang masuk dan menelusup ke jantung nurani mereka.
Selain pandai menggunakan ayat al-Quran, sesekali Syarifuddin juga mengutip kitab suci agama lain. Membuat pendengarnya terbawa untuk memeriksa kembali kebenaran teks ajaran dan keyakinannya selama ini.
Begitu ceramah usai, orang-orang Kristen mengajak dialog bocah ajaib itu. Syarifuddin melayani mereka dengan baik. Mereka bertanya tentang Islam, Kristen dan kitab-kitab terdahulu. Sang Syaikh kecil mampu memberikan jawaban yang memuaskan. Dan itulah momen-momen hidayah. Ratusan pemeluk Kristiani yang telah berkumpul di sekitar Syarifuddin mengucapkan syahadat. Menyalami tangan salah seorang perwakilan mereka, Syarifuddin menuntun syahadat dan mereka menirukan: “Asyhadu an laa ilaaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasuulullah.”
Syahadat agak terbata-bata. Tetapi hidayah telah membawa iman. Mata dan pipi pun menjadi saksi, air mata mulai berlinang oleh luapan kegembiraan. Menjalani hidup baru dalam Islam. Takbir dari ribuan kaum muslimin yang menyaksikan peristiwa itu terdengar membahana di bumi Kenya.
Bukan kali itu saja, orang-orang Kristen masuk Islam melalui perantaraan bocah ajaib Syarifuddin Khalifah. Di Tanzania, Libya dan negara lainnya kisah nyata itu juga terjadi. Jika dijumlah, melalui dakwah Syarifuddin Khalifah, ribuan orang telah masuk Islam. Ajaibnya, itu terjadi ketika usia Syaikh kecil itu masih lima tahun.
Para ulama dan habaib sangat mendukung dakwah Syaikh Syarifuddin Khalifah. Bahkan ulama besar seperti al-Habib ali al-Jufri pun rela meluangkan waktunya untuk bertemu anak ajaib yang kini remaja dan berjuang dalam Islam. (Dikutip dari buku Mukjizat dari Afrika, Bocah yang Mengislamkan Ribuan Orang; Syarifuddin Khalifah).
Koleksi video Syarifuddin Khalifah saat kecil hingga dewasanya bisa Anda lihat di saluran ini: http://www.youtube.com/channel/UCvBjZN8LVWwvPh4eLLxmY-w/videos
 
 

ryantato55 - 12/17/2015 02:43:00 PM

Tuesday, June 30, 2015

KISAH TELADAN RASULULLAH YANG MENCIUM TANGAN SI TUKANG BATU

Tuesday, June 30, 2015



Diriwayatkan pada saat itu Rasulullah baru tiba dari Tabuk, peperangan dengan bangsa Romawi yang kerap menebar ancaman pada kaum muslimin. Banyak sahabat yang ikut beserta Nabi dalam peperangan ini. Tidak ada yang tertinggal kecuali orang-orang yang berhalangan dan ada uzur.


Saat mendekati kota Madinah, di salah satu sudut jalan, Rasulullah berjumpa dengan seorang tukang batu. Ketika itu Rasulullah melihat tangan buruh tukang batu tersebut melepuh, kulitnya merah kehitam-hitaman seperti terpanggang matahari.

Sang manusia Agung itupun bertanya, “Kenapa tanganmu kasar sekali?”

Si tukang batu menjawab, “Ya Rasulullah, pekerjaan saya ini membelah batu setiap hari, dan belahan batu itu saya jual ke pasar, lalu hasilnya saya gunakan untuk memberi nafkah keluarga saya, karena itulah tangan saya kasar.”

Rasulullah adalah manusia paling mulia, tetapi orang yang paling mulia tersebut begitu melihat tangan si tukang batu yang kasar karena mencari nafkah yang halal, Rasul pun menggenggam tangan itu, dan menciumnya seraya bersabda,

“Hadzihi yadun la tamatsaha narun abada”, ‘inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh oleh api neraka selama-lamanya’.

* Rasulullahl tidak pernah mencium tangan para Pemimpin Quraisy, tangan para Pemimpin Khabilah, Raja atau siapapun. Sejarah mencatat hanya putrinya Fatimah Az Zahra dan tukang batu itulah yang pernah dicium oleh Rasulullah. Padahal tangan tukang batu yang dicium oleh Rasulullah justru tangan yang telapaknya melepuh dan kasar, kapalan, karena membelah batu dan karena kerja keras.

Suatu ketika seorang laki-laki melintas di hadapan Rasulullah. Orang itu di kenal sebagai pekerja yang giat dan tangkas. Para sahabat kemudian berkata, “Wahai Rasulullah, andai bekerja seperti dilakukan orang itu dapat digolongkan jihad di jalan Allah (Fi sabilillah), maka alangkah baiknya.” Mendengar itu Rasul pun menjawab, “Kalau ia bekerja untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk menghidupi kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri agar tidak meminta-minta, maka itu fi sabilillah.” (HR Thabrani)

* Orang-orang yang pasif dan malas bekerja, sesungguhnya tidak menyadari bahwa mereka telah kehilangan sebagian dari harga dirinya, yang lebih jauh mengakibatkan kehidupannya menjadi mundur. Rasulullah amat prihatin terhadap para pemalas.

”Maka apabila telah dilaksanakan shalat, bertebaranlah kam di muka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”. (QS. Al-Jumu’ah 10)

”Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan, supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi ini”. (QS Nuh19-20)

* ”Siapa saja pada malam hari bersusah payah dalam mencari rejeki yang halal, malam itu ia diampuni”. (HR. Ibnu Asakir dari Anas)

”Siapa saja pada sore hari bersusah payah dalam bekerja, maka sore itu ia diampuni”. (HR. Thabrani dan lbnu Abbas)

”Tidak ada yang lebih baik bagi seseorang yang makan sesuatu makanan, selain makanan dari hasil usahanya. Dan sesungguhnya Nabiyullah Daud, selalu makan dan hasil usahanya”. (HR. Bukhari)

”Sesungguhnya di antara dosa-dosa itu, ada yang tidak dapat terhapus dengan puasa dan shalat”. Maka para sahabat pun bertanya: “Apakah yang dapat menghapusnya, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: ”Bersusah payah dalam mencari nafkah.” (HR. Bukhari)

”Barangsiapa yang bekerja keras mencari nafkah untuk keluarganya, maka sama dengan pejuang dijaIan Allah ‘Azza Wa Jalla”. (HR. Ahmad)

Subhanallah...
Semoga yang "like" dan "bagikan" tausiyah ini semua dosanya diampuni Allah, diangkat derajatnya, dikabulkan segala hajatnya dan mendapatkan pasangan yang sakinah serta anak yang sholeh/sholeha hingga bisa masuk surga melalui pintu mana saja yang dikehendaki. Aamiin ya Rabbal'alamiin

Sumber : Dunia Islam

ryantato55 - 6/30/2015 11:06:00 PM

Thursday, June 13, 2013

5 Cerita Bintang Porno Saat Kehilangan Perawannya

Thursday, June 13, 2013

Bagi wanita perawan merupakan hal yang sangat berharga, sebab sekali hilang perawan tidak akan bisa datang kembali. Biasanya wanita yang belum menikah akan menyesal ketika kehilangan keperawananya. Lalu seperti apa cerita ketika bintang porno kehilangan perawannya? Pastinya punya banyak cerita yang berbeda ya mulai dari siapa yang pertama melakukan hubungan seks dengan bintang porno sampai kapan waktu yang para bintang porno kehilangan keperawanan. Nah berikut ini ada 5 cerita bintang porno kehilangan keperawanan mereka, ingin tahu seperti apa ceritanya simak berikut ini: 

1. Jessica Drake 

Jessica Drake yang juga sering meraih beberapa penghargaan di industri film porno mengatakan tidak sembarangan bercinta untuk pertama kali. Drake banyak membekali dirinya soal seks yang ia baca melalui buku-buku. Dia pun akhirnya mempraktekkan seks dia baca di buku pada pacarnya. Dia juga mengetahui pentingnya penggunaan kondom setiap berhubungan. Drake mengaku saat pertama kali berhubungan badan di usia 14 tahun ada darah mengalir keluar dari vaginanya. “Aku tahu aku telah kehilangan keperawananku,” ujarnya. Darah itu membercak ke celana dalam dan rok sekolahnya. Dia lalu membuang keduanya di tong sampah kamar mandi rumahnya. Rok dan celana itu ditemukan oleh sang ibu yang langsung mencapnya dengan sebutan pelacur. “Tapi saya tidak berhenti melakukannya. Saya terus berbuat tapi sebisa mungkin tidak diketahui ibu,” kata Drake. 

2. Dana Vespoli 

Pemenang kawakan penghargaan aktris dan sutradara film dewasa (AVN) Dana Vespoli menceritakan pengalaman hilang keperawanannya. Saat itu usia dia baru 16 tahun. Dia mempersembahkan mahkota kewanitaannya pada sang pacar saat itu usia 17 tahun. Vespoli mengatakan awalnya berhubungan seks sangat sakit. Dia bahkan harus terapi otot-otot vagina agar bisa bercinta. Namun setelahnya dia megaku kecanduan dan selalu melakukan seks dimanapun dan kapan pun. 

3. Courtney Cummz 

Keingintahuan besar soal seks di usia belasan ternyata dirasakan juga oleh Courtney Cummz. Bintang porno ini bahkan mulai ingin mencoba berhubungan badan sejak usia 13 tahun. “Ini sebab seluruh temanku sudah mencoba seks dan mereka bilang nikmat,” kata Cummz. Pengaruh sang teman juga terjadi saat Cummz memilih pasangan untuk melepaskan keperawanannya. “Mereka bilang lelaki kulit hitam mempunyai penis yang besar dan bercinta dengan mereka bakal ketagihan,” ujarnya. Namun setelah mencobanya dia tidak mendapatkan sensasi apapun bahkan tidak orgasme di seks pertamanya. “Ternyata seks itu memang harus memakai rasa pada pasangan,” Cummz menjelaskan. 

4. Brittany Andrews 

Pemilik perusahaan film porno sekaligus aktris panas Brittany Andrews mempunyai pengalaman seksual pertama kali di masa jayanya Michael Jackson, penyanyi pop dunia kulit hitam. Jadi Andrews sangat tergila-gila dengan lelaki gelap. AKhirnya dia memberikan keperawanannya pada lelaki kulit hitam ditemuinya di kemah musim panas. Saat itu Andrews berusia 12 tahun dan melakukan seks pertamanya di rumah teman dia. Tidak disangka saat Andrew tengah bercinta, ada dua saudara temannya itu bersembunyi di bawah tempat tidur. “Itu memalukan. Aku segera memakai bajuku dan pergi,” ujar Andrew. 

5. Joanna Angel 

Bintang porno berbadan penuh tato Joanna Angel juga mempunyai pengalaman berkesan saat melepas keperawanannya justru telat untuk seorang aktris esek-esek. Dia melakukan seks saat umur 19 tahun. Saat itu Angel mempunyai grup musik dan dia jatuh hati pada salah satu personil bandnya. “Namun dia sangat tampan dan digemari banyak gadis cantik. Sementara saya hanya perempuan aneh dengan baju kotor dan celana butut,” ujarnya. Ternyata keduanya mendapat kesempatan bersama, hanya berdua saja. Angel tidak menyia-nyiakannya. Dia mendekati lelaki disukainya itu dan akhirnya mereka berhubungan seks. “Kesan saya cuma satu, vagina saya lebih tegang dari biasanya,” kata Angel. 




Sumber 

ryantato55 - 6/13/2013 05:32:00 PM

Monday, May 27, 2013

Ashabul Kahfi, Rahasia Tidur Selama 309 Tahun

Monday, May 27, 2013

seputar berita dan informasi
Kisah ini sangat terkenal baik bagi penganut agama Islam atau Kristen. Ashabul Kahfi dalam Islam yaitu kisah yang menceritakan 7 pemuda yang mendapat petunjuk dan beriman kepada Allah lalu tertidur lelap dalam gua selama 309 tahun. Mereka melarikan diri dari kekejaman raja Dikyanus. Apa rahasia mereka sehingga mereka bisa tidur lelap selama 309 tahun? mari kita lihat sedikit uraian dibawah ini :


Makanan

Kehebatan Ilmu manusia (ilmuwan) :
Cairan kombinasi es & garam yang disuntikkan dalam tubuh agar suhu darah menurun. Lumayan drop dari 37°C s/d 10°C. Apabila suhu darah sudah drop tentu saja metabolisme tubuh pun ikut turun. At least, ini sudah diuji coba pada seekor babi & berhasil. Namun ini hanya berhasil dalam beberapa jam saja.

Menurut para ahli dari University of California & Safar Centre for Resuscitation Research at the University of Pittsburgh, tempo bisa diperpanjang hingga hitungan hari, minggu bahkan bulan dengan catatan tubuh harus diberi makan dalam bentuk tetes yang dialirkan ke pembuluh darah.

Hanya konsekuensi hibernasi : rambut & kuku akan tetap tumbuh. Umur pun tetap bertambah.

Kehebatan Ilmu Allah (Ashabul Kahfi) :
Tidak ada asupan makanan apalagi minuman karena para pemuda itu tidur non-stop selama 300 tahun. Yang luar biasa umur tak bertambah sedikitpun.


Kotoran/ Tinja

Kehebatan Ilmu manusia (ilmuwan):
Sampai saat ini para peneliti masih kesulitan mengatasi urusan yang satu ini. Di antara binatang yang mengadopsi sistem hibernasi pun hanya beruang saja yang tidak punya masalah buang air besar.

Kehebatan Ilmu Allah :
Mereka tidak memiliki masalah ini. Apa dalilnya? Apakah anda punya argumentasi yang dapat menjelaskan seseorang yang tidak pernah mendapat asupan makanan & minuman sama sekali tapi masih bisa mengeluarkan kotoran? Bisa-bisa dehidrasi, dong? Jadi no input, no output!


Cahaya

Kehebatan Ilmu manusia (ilmuwan) :
Para ahli nampaknya belum melirik faktor yang satu ini untuk mempertahankan kondisi tubuh. Yang diyakini saat ini menggunakan sistem “drowning in icy water” alias tubuh direndam dalam air es. Metode ini terbukti mampu mengobati tubuh yang terluka atau menyelamatkan pasien serangan jantung setelah “mati” dalam beberapa jam.

Kehebatan Ilmu Allah :
Coba perhatikan petikan ayat ke-17 :
“Kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri.”

Dalam medis pun sinar matahari dianggap penting untuk pembersihan, penguatan tulang & kulit dan manfaat lainnya.

Dalam tafsir Al-Qurthubi mengatakan,”Ayat ‘bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri‘, maksudnya adalah bagian kiri matahari mengenai mereka karena sengatannya. Sinar matahari memperbaiki tubuh mereka. Ayat itu dalam hal ini menegaskan bahwa Allah SWT menempatkan mereka di gua yang karakteristiknya unik. Mungkin jika arsitektur gua yang berbeda hasil akhirnya bisa jadi berbeda. Malah, bisa-bisa tubuh terpanggang gara-gara matahari siang!

Lihatlah betapa Maha Besarnya Allah SWT yang telah membuat mekanisme hibernasi begitu sempurna sehingga usia tak sedikitpun bertambah. Sebuah Rahasia Illahi tak tebantahkan yang terbukti pada diri manusia di dunia. Tetapi mengapa "kalian" dustakan ?





sumber

ryantato55 - 5/27/2013 08:54:00 PM

Wednesday, May 22, 2013

Misteri Segitiga Bennington Di Amerika, Dimensi Paralel?

Wednesday, May 22, 2013


seputar berita dan informasi
Ada sebuah dimensi pararel yang diduga menjadi penyebab hilangnya banyak orang ketika memasuki wilayah Segitiga Bennington.
Mungkin benar atau tidak, beberapa peristiwa menghilangnya penduduk secara misterius dalam catatan-catatan sejarah, membuat kita berpikir apakah benar ada dimensi lain dan orang-orang berpindah kesana tanpa bisa ditemukan lagi.
Cerita menghilangnya seseorang dan tidak pernah bisa ditemukan lagi terjadi di seluruh penjuru dunia, mereka tidak bermain-main, mereka hanya menghilang, apa yang terjadi dengan orang-orang ini? apakah ada sebuah pintu misterius, dimana orang-orang ini bisa masuk tanpa bisa menemukan jalan kembali?
Segitiga Bennington
Segitiga bennington adalah istilah yang di populerkan oleh Joseph A Cittro dalam sebuah siaran radio pada tahun 1992, untuk menggambarkan suatu wilayah di barat laut Vermont, New England, Amerika Serikat, tempat yang bertanggung jawab atas misteri menghilangnya lima orang secara misterius yang terjadi tahun 1950an.
Meskipun demikian lima peristiwa ini bukan menjadi satu-satunya periode menghilangnya orang-orang secara misterius di wilayah ini. Penduduk asli amerika menganggap wilayah ini adalah wilayah terkutuk yang ditinggali oleh sekumpulan iblis jahat, tempat ini akan menyeret manusia yang memasukinya dan dia tidak akan pernah ditemukan lagi, pada medio 1920an pun terjadi peristiwa yang serupa.
Pada medio 1950an terjadi lima peristiwa, peristiwa pertama terjadi 12 november 1945, ketika Middie Rivers (74) seorang pemburu menghilang dalam perjalanan perburuannya. Middie Rivers sedang memimpin sebuah kelompok pemburu beranggotakan empat orang di lereng gunung Glastenbury, dalam perjalanan pulang Rivers mendahului rekan-rekannya sejak saat itu dia tidak pernah terlihat lagi.
Pencarian intensif yang dilakukan tidak berhasil menemukan apapun, satu satunya yang tersisa dari Middie Rivers adalah sebuah peluru senapan tunggal Shell yang ditemukan di dekat aliran sungai. Kemungkinan peluru ini jatuh ketika Rivers membungkuk atau mengambil sesuatu dari kantongnya. Peristiwa ini terjadi di sekitar area long trail road dan Route 9, sebagai catatan Rivers adalah seorang pemburu yang sangat berpengalaman dan sangat mengenal daerah itu.
Paula Welden (18) menghilang sekitar satu tahun kemudian, pada 1 Desember 1946 mahasiswa tahun kedua di Bennington College. Dia sedang melakukan perjalanan pendakian di long trail, banyak yang melihatnya pergi saat itu, salah satunya Ernest Whitman, pekerja diharian lokal Bennington Banner yang memberi tahu arah jalan kepada Welden, menurut beberapa orang yang melihatnya Welden melakukan perjalannya seorang diri, orang-orang ini berjalan sekitar 91 meter dibelakang Welden sebelum Welden mencapai sebuah tikungan, ketika mereka sampai ditikungan yang sama Welden sama sekali tidak terlihat lagi di depan mereka.
ketika Welden dilaporkan tidak pernah kembali lagi ke tempat kuliahnya, sebuah pencarian intensif dilakukan, dengan hadiah 5000 dolar untuk yang berhasil menemukannya, pencarian ini juga melibatkan penyelidik FBI, tapi sama sekali tidak menghasilkan apapun.
Peristiwa ketiga yang jauh lebih membingungkan terjadi ketika seorang veteran bernama James E Tedford, menghilang pada tanggal 1 Desember 1949, tepat tiga tahun setelah menghilangnya Paula Welden, Tedford adalah penduduk lokal Bennington, dia dalam perjalanan pulang dari Alabama setelah mengunjungi rekannya.
Tedford menghilang begitu saja dari sebuah bus, menurut para saksi Tedford menumpang bus itu dan masih ada di dalam bus pada pemberhentian terakhir sebelum tiba di Bennington, di suatu tempat diantara pemberhentian terakhir dan Bennigton, Tedford menghilang, barang bawaannya masih tersimpan rapi dibagasi, dan jadwal bus berada dikursi yang ditempatinya.
Orang keempat yang menghilang adalah seorang anak bernama Paul Jepson, pada tanggal 12 Oktober 1950, Jepson menemani ibunya disebuah truk, ibunya meninggalkannya tanpa pengawasan sekitar satu jam, ketika ibunya kembali anaknya sama sekali tidak terlihat dimanapun.
Sebuah pencarian besar dilakukan, sama sekali tidak ada jejak maupun tanda-tanda Jepson, meskipun Jepson menggunakan jaket berwarna terang yang seharusnya mempermudah pencarian. Menurut salah satu sumber, anjing pelacak mengikuti Paul Jepson hingga ke jalan raya, yang dipercaya oleh penduduk lokal sebagai tempat menghilangnya Paula Welden empat tahun sebelumnya.
Peristiwa kelima terjadi enambelas hari setelah menghilangnya Jepson. Pada tanggal 28 oktober 1950, Freida Langer (53), bersama sepupunya Herbert Elsner, meninggalkan kemah keluarganya di dekat Somerset Reservoir untuk menjelajah hutan, dalam perjalanannya Langer terpeleset jatuh ke sungai, dia mengatakan kepada Elsner jika dia mau menunggu, Langer akan kembali dulu ke kemah untuk mengganti baju, dan segera kembali menyusul Elsner.
Ketika Langert tidak juga kembali Elsner memutuskan kembali ke kemah, dan sangat terkejut mengetahui bahwa Langer tidak pernah kembali ke kemah, dan tidak seorangpun melihatnya pergi, terakhir mereka melihat Langer adalah ketika dia berangkat untuk menjelajah hutan dengan Elsner, lebih dari dua minggu kemudian, total lima kali pencarian besar besaran melibatkan pesawat, helikopter dan 300 orang, tidak ada jejak yang ditemukan.
Pada tanggal 12 mei 1951 mayatnya ditemukan didekat Somerset Reservoir, area yang tujuh bulan sebelumnya menjadi tempat pencarian besar-besaran, karena lamanya waktu kematian, mayat yang ditemukan tidak memberi petunjuk penyebab kematian Freida Langer.
Langer adalah kasus terakhir, dan satu-satunya korban yang berhasil ditemukan mayatnya, tidak ada benang merah yang menghubungkan antara satu kasus dengan kasus lain, termasuk areal geografi dan periode waktunya, siapakah yang bertanggung jawab terhadap misteri Segitiga Bennington ini?
Portal Ke Dimensi Pararel
Awalnya dunia paralel hanya sebuah imajinasi dalam cerita fiksi, tapi kini makin banyak teori yang dijadikan jembatan untuk menjelaskan dan mendukung keberadaan dunia paralel. Para ilmuwan fisika berada di garis depan sebagai pihak yang mencoba menjelaskan kemungkinan keberadaannya.
Ahli fisika Dr. Michio Koku menganalogikan keberadaan parallel universe bagi kita seperti adanya daerah luar kolam bagi seekor ikan emas yang tinggal dalam sebuah kolam. Ikan emas tersebut tidak bisa melihat daerah luar kolam karena keterbatasan ‘teknologi’ yang ia miliki.
Demikian juga, manusia belum bisa melihat alam semesta lainnya dengan alasan yang sama. Meski ikan emas tidak bisa melihat kehidupan lain di luar kolam, tapi dia bisa tahu ada kehidupan lain dari getaran yang ia rasakan melalui gelombang di permukaan air kolam akibat tetesan air hujan. Getaran yang dirasakan ikan emas itu adalah gravitasi dan cahaya dari alam semesta lain.
kemungkinan pertama untuk menjelaskan misteri Bennington Triangle adalah adanya portal yang menghubungkan antara dunia kita dengan dimensi pararell ini. Logika yang sama seperti ikan emas tadi, terdengar sangat tidak masuk akal untuk kita, mungkin karena keterbatasan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang kita miliki saat ini. Portal inilah tersangka pertama penyebab hilangnya lima orang di Bennington Triangle.
Aktivitas Pararel Exsistence
Sebuah tim investigasi pararel exsistence melakukan perjalanan pendakian di Glastenbury untuk melakukan penelitian terhadap fenomena Bennington Triangle. Membuktikan bahwa mereka akan keluar dengan selamat dari tempat itu, kelompok itu mendokumentasikan perjalanan mereka menjelajahi misteri dan cerita-cerita rakyat di glastenbury.”kami mencoba untuk menjelaskan secara akurat cerita yang berkembang di area tersebut” Nick Smith, pendiri dan direktur Crypto Paranormal Investigations. Tiga orang anggota tim, dua investigator dan satu kamerawan, menjelajah Route 9 menuju gunung Glastenbury, pada hari berikutnya mereka berencana menjelajah rute Long Trail menuju Melville Nauheim Shelter, satu tempat yang diketahui sebagai lokasi menghilangnya salah satu korban.
Tim ini membawa banyak perlengkapan, seperti kamera Infrared, night vision dan kamera spektrum, alat perekam audio dengan microphone antena parabolic, sensor gerak, sensor suhu, pengukur kelembaban. hasilnya menurut Smith tidak menemukan bukti-bukti yang menguatkan adanya aktifitas pararel exsistence di wilayah tersebut.
Teori UFO
Mungkin semakin terdengar tidak masuk akal, tapi untuk para peneliti UFO, hal ini bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Dalam bukunya yang berjudul “The UFO experience : A scientific Inquiry” yang terbit tahun 1972, seorang peneliti UFO bernama J. Allen Hynek mengemukakan istilah Close Encounter of the First Kind hingga Third Kind. Lalu Fourth kind dan seterusnya ditambahkan oleh peneliti lainnya. secara sederhana saya jelaskan mengenai istilah-istilah ini
Close Encounter of the First kind adalah pengalaman penampakan satu atau lebih objek terbang tidak dikenal yang bisa berupa piring terbang atau cahaya-cahaya aneh.
Close Encounter of the Second Kind adalah pengalaman dengan UFO yang disertai dengan efek fisik seperti panas, radiasi, kerusakan pada daratan, efek pada manusia, hewan yang ketakutan, sinyal yang terganggu atau waktu yang hilang (Lost Time).
Close Encounter of the Third Kind adalah perjumpaan dengan makhluk alien. Hynek tidak mendefinisikan makhluk ini dengan jelas atau menyebut asal-usulnya. Ia hanya mengatakannya sebagai “animate beings”. Istilah ini juga pernah digunakan oleh Stephen Spielberg untuk salah satu judul filmnya.
Close Encounter of the Fourth Kind,merujuk kepada peristiwa penculikan oleh alien
Close Encounter of the Fifth Kind, yan g merujuk kepada kontak atau hubungan dengan alien yang terjadi secara sadar dan proaktif.
Close Encounter of the Sixth Kind yang merujuk kepada insiden yang melibatkan UFO yang membawa dampak berupa luka atau kematian.
Close Encounter of the Seventh Kind merujuk kepada hibridisasi alien dengan manusia, sebuah konsep yang diterima luas oleh para penganut teori UFO masa purba.
Teori ketiga menghilangnya lima orang di Bennington Triangle adalah peristiwa Close Encounter of the Fourth Kind.
Serial Killer
Penjelasan keempat menghilangnya orang-orang di Bennington Triangle adalah sebuah kasus penculikan dan pembunuhan berantai yang dilakukan oleh seseorang dengan sangat rapi. Banyak contoh kasus pembunuhan berantai yang terjadi, salah satunya the axeman of new orleans, dengan pola pembunuhan membabi buta menyerang orang-orang yang ditemuinya, tidak semua korban yang diserang harus mati.
Sepertinya kejahatan yang dilakukan oleh pembunuh berkampak tidak memiliki pola pemilihan korban tertentu, sama seperti kasus Bennington Triangle, dimana kelima korban tidak memiliki pola dan hubungan antara satu dengan yang lain. Penemuan jenasah korban terakhir Freida Langer, menguatkan teori ini, hanya siapa tersangka pembunuhan berantai di Bennington Triangle sampai saat ini tidak terungkap.
Peristiwa Unrelated Criminal
Penjelasan terakhir dari misteri ini adalah beberapa peristiwa yang memiliki motif tidak saling terkait, keterkaitan dari kelima peristiwa ini hanyalah karena persamaan tempat. Meskipun sedikit sekali bukti yang bisa digunakan untuk memperkuat teori ini.
Peristiwa menghilangnya Middie Rivers, Paula Welden, dan James E Tedford sangat mungkin dilatarbelakangi masalah sosial yang terjadi di Somerset dan Glastenbury, kedua kota ini tumbuh dari industri dan pengolahan kayu, tapi mengalami kemunduran di akhir abad ke 19 dan menjadi Ghost Town, yang bukan disebabkan tindakan legislatif negara pada tahun 1937.
Artinya kota ini adalah kota yang tidak memiliki harapan. Kemungkinan terbesar ketiga orang ini, pergi dengan suatu alasan tertentu, meninggalkan identitas lamanya, untuk memulai suatu kehidupan baru yang terlepas dari masa lalunya, dengan memanfaatkan cerita rakyat yang berkembang di Bennington.
Salah satu sumber yang tidak bisa dikonfirmasi menuliskan fakta bahwa Paula Welden pergi ke Kanada untuk hidup dengan kekasihnya. Kasus menghilangnya Paul Jepson sangat mungkin adalah sebuah kasus penculikan yang tidak terpecahkan, kasus Freida Langer, terdengar seperti kasus pembunuhan murni.


ryantato55 - 5/22/2013 05:53:00 PM

Saturday, May 11, 2013

Wow, Cuma Tamatan SMP, Kini Punya Belasan Pesawat Carteran

Saturday, May 11, 2013

ryantatonugroho.blogspot.com
Mengaku asli Jawa, ia memang fasih berbahasa Jawa. Hanya saja karena bertahun-tahun membangun bisnis di kawasan Pangandaran, ia juga luwes berbahasa Sunda. Perjalanan kemudian, karena sering melayani pelanggan manca negara, bahkan mengemudikan sendiri pesawat terbangnya, iapun fasih pula berbahasa Inggris. Tetapi siapa sangka jika wanita berkulit gelap itu sekadar tamatan SMP dengan ke sehariannya berprofesi sebagai pedagang ikan laut. Itulah dia Susi Pudjiastuti.

Berbekal Rp 750.000,- hasil menjual gelang, kalung, dan cincin miliknya, Susi mulai jadi pengepul ikan pada 1983. Waktu itu ia baru sanggup membeli 1 kg, besoknya 2 kg, lusa 5 kg. Begitu seterusnya. Dalam tempo setahun, ia berhasil memasuki pasar Cilacap. Makin majunya usaha, menuntun Susi mulai menyewakan perahu untuk nelayan mencari ikan dan mobil untuk pengiriman.

Kini ia punya ratusan perahu dan puluhan truk. Ia pun kemudian menjadi penyalur tetap hasil laut ke beberapa pabrik besar di Jakarta. Tiap hari, pukul 15.00, ia meluncur ke Jakarta untuk setor. Di tengah jalan, ia mampir ke Cikampek untuk mengambil katak. Setelah urusan bisnisnya usai, malam hari pun ia langsung balik ke Pangandaran. “Begitulah keseharian saya,” tuturnya. Harga ikan dan udang yang fresh sampai ke Jepang kurang dari 24 jam, bisa dua kali lipat lebih mahal. Itu sebabnya ia tak segan-segan membeli pesawat terbang Cessna agar ikan atau udang yang diekspor bisa tiba kurang dari 24 jam. Ia tahu, semakin murni ikan itu dari bahan pengawet, semakin banyak diburu penggemarnya. Maka ia pun membuat pabrik pengolahan ikan tanpa bahan kimia.

Bermetamorfosa

Maka pabrik ikannya pun dibangun mirip mal, dengan investasi lumayan besar. Jangan tanya teori kepadanya, sebab ia pasti akan menggeleng. Jadi ketika ditanya apa resep suksesnya, ia tak mampu menjawab. “Menurut saya ilmu ekonomi itu alamiah. Kalau orang mau berdagang, ya sediakan barang yang bagus, kasih harga yang bagus, begitu saja.” Ia memang tidak belajar secara akademis. ”Saya hanya berijazah SMP, kalau ngelamar kerja jadi apa?” ujarnya merendah. Namun dari jejaknya, terlihat jelas bahwa ia justru mengamalkan berbagai ilmu manajemen yang banyak diteorikan oleh para pakar manajemen.

Dianggap gila

Pesawat Cessna yang semula hanya dipakai untuk mendukung ekspor hasil lautnya ternyata mampu menggugah semangat wirausahanya untuk masuk ke bisnis baru, pesawat carteran. Tahun ini ia bakal memiliki 14 pesawat kecil yang terbang ke daerah-daerah pelosok, termasuk Aceh dan Papua. Keputusannya keluar dari sekolah saat masih berusia 17 tahun memang sangat disesalkan orangtuanya.

Namun, berkat keuletan dan kerja kerasnya, kini Susi Pudjiastuti memiliki 50 pesawat dan pabrik pengolahan ikan yang berkualitas untuk melayani kebutuhan ekspor. Susi adalah presiden direktur PT ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation, operator penerbangan Susi Air. Dari 50 pesawat milik wanita kelahiran 15 Januari 1965 itu, antara lain, Grand Caravan 208B, Piaggio Avanti II, Pilatus Porter, dan Diamond DA 42. Sebagian besar pesawat itu dioperasikan di luar Jawa seperti Papua dan Kalimantan. Susi tak mematok harga sewa pesawat secara khusus, tetapi rata-rata USD 400-USD 500 per jam.

”Kadang ada yang mau USD 600-USD 700 per jam. Perusahaan minyak mau bayar USD 1.000 karena beda-beda level service yang dituntut. Untuk keperluan terbang, semua piranti disediakan Susi Air. Pesawat, pilot, maupun bahan bakar. Jadi, itu harga nett mereka tinggal bayar,” tegasnya. ”Kami mulai bersinggungan dengan dunia penerbangan tahun 2000, tapi nggak laku. Kami diketawain oleh orang bank dan dianggap gila. Mau beli pesawat USD 2 juta, bagaimana hanya dengan ikan dan udang bisa bayar!” ujarnya menirukan ledekan yang diterimanya.

Baru pada 2004, Bank Mandiri percaya dan memberi pinjaman USD 4,7 juta (sekitar Rp 47 miliar) untuk membangun landasan serta membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan. Perkembangan bisnis sewa pesawat terus melangit. Utang dari Bank Mandiri sekitar Rp 47 miliar sekarang tinggal 20 persennya. ”Sebentar lagi juga lunas!” sambungnya optimis. Sedangkan utang di BRI, sebagian baru mulai cicil. Kalau ditotal, semua utang dari perbankan, lebih dari Rp 2 triliun. Urusan mengangsur tak begitu dipusingkan, karena Susi tak hanya menebar jaring di laut, mengepakkan sayap di bisnis pesawat dan menebar jaring di laut. Sekarang, dia merambah bisnis perkebunan.

”Perikanan kami sempat hampir limbung akibat tsunami Pengandaran 2005. Hampir dua tahun nggak ada kerja perikanan,” tuturnya. Untuk penerbangan rute Jawa seperti Jakarta-Pangandaran, Bandung-Pangandaran, dan Jakarta-Cilacap, diakuinya masih merugi. Sebab, sering terjadi hanya ada 3-4 penumpang. Dengan harga tiket rata-rata Rp 500.000,-, tidak cukup untuk membeli bahan bakar. ”Sebulan rute Jawa bisa rugi Rp 300 juta-Rp 400 juta.

Tapi, kan tertutupi dari yang luar Jawa. Lagian, itu juga berguna untuk angkut perikanan kami,” ujarnya. Susi memang mengutamakan bisnis ikan segarnya. Dengan pesawat, tinggal landas, bisa mengangkut 1,1 ton ikan atau lobster segar. Pembelinya dari Hongkong dan Jepang setiap hari menunggu di Jakarta. ”Bisnis ikan serta lobster tetap kami utamakan, dan bisnis penerbangan terus kami kembangkan!” ungkapnya.

ryantato55 - 5/11/2013 09:53:00 AM

Friday, May 10, 2013

Kisah Nyata, Mayat Yang Terduduk Dan Membaca Surat Yasin

Friday, May 10, 2013


ryantatonugroho.blogspot.com
Ini adalah Kisah Nyata yang telah diceritakan oleh pelajar-pelajar yang menimba Ilmu di Arab Saudi. Peristiwa ini baru saja terjadi dan dibenarkan oleh Ustaz Halim Naser seorang peneliti Muslim

Alkisah.. Pada suatu hari di musim haji yang, pelajar pelajar tersebut yang sama-sama menunaikan haji kebetulan mengikuti rombongan orang Arab untuk mengebumikan mayat seorang yang meninggal dunia pada musim haji. Makam tersebut terletak di Ma’la….tempat pengebumian para jemaah haji yang meninggal dunia di Mekah….

Cara mengebumikan mayat ialah dengan cara meninggalkan mayat dalam lubang yang disediakan dan menutupnya untuk kira-kira delapan bulan. Setelah delapan bulan, lubang itu akan dibuka lembali untuk mengebumikan mayat yang baru.

Begitu sampai pada pemakaman yang liang kuburnya sudah disiapkan untuk mengebumikan mayat yang baru, orang-orang Arab tersebut behamburan lari ketakutan karena nampak mayat sedang bersila, bukan tidur seperti kebiasaannya. pelajar pelajar tersebut ini memberanikan diri merangkak ke dalam kubur tersebut untuk melihat dengan lebih jelas. apa yang terjadi diliang kubur tersebut. Hasilnya dia mendapati memang ada mayat sedang bersila dan mayat tersebut sedang membaca Al Quran.

Seterusnya. Ayat Quran yang terbuka ialah Surah Yasin. Satu lagi perkara ialah mayat tersebut tidak hancur dan kain kapan yang membalutinya juga tetap utuh. Yang tidak ada hanyalah kapas yang diletakkan di antara mayat dengan kain kapan (kain ehram).

Setelah setelah diteliti, rupa-rupanya mayat tersebut ialah mayat seorang lelaki berkulit hitam yang kerjanya ialah membersihkan Baitullah daripada tumpahan air zam-zam. Dan ketika perkerjaannya sudah slesai daripada membersihkan Baitullah dari tumpahan air zam-zam. Dia akan duduk di satu sudut Baitullah dan membaca Surah Yasin.

Itulah kelebihannya bagi orang yang berbakti ke jalan Allah… 

Inilah yang membuatkan kita semakin berkobar-kobar untuk mengunjungi Baitullah… .

Selepas peristiwa itu, lubang kubur itu pun di patri (disemen) dan ditandai agar tiada mayat lagi yang akan dikebumikan di situ….

Semoga dapat menjadi renungan buat kita semua. Inilah bukti akan janji-janji Allah pada hamba-Nya yang taat dan ikhlas bekerja kerana-Nya.



ryantato55 - 5/10/2013 11:39:00 PM

Aneh, Peti mati kembali ke tanah kelahiran setelah hilang selama 8 tahun


Keanehan didunia ini memang kadang-kadang terjadi dan sering membuat orang terheran-heran bahkan takjub. Seperti kisah berikut ini yang terjadi pada tahun 1908, dimana sebuah peti mati kembali ke tanah kelahiran setelah berlayar 8 tahun di lautan. Dan berikut kisahnya :

Charles Francis Coghlan dilahirkan di Pulau Prince Edward, di pesisir pantai timur Kanada pada 1841 sebagai keluarga pendatang dari Irlandia yang miskin. Begitu menginjak usia sekolah, para tetangga Coghlan mengumpulkan dana sumbangan untuk menghantarnya melanjutkan sekolah di Inggris mendalami bidang hukum.

Coghlan menunjukkan kecerdasannya ketika di bangku sekolah dan berhasil melanjutkan pelajaran hingga tamat. Tetapi hasrat terbesarnya untuk menjadi pemain film telah menjadikan orang tua Coghlan menentangnya habis-habisan. Bapaknya yang menentang keras keinginan anaknya itu memberikan dua pilihan kepada Coghlan, lupakan cerita tentang menjadi bintang film atau jangan menjejakkan kaki lagi di rumah mereka. Coghlan memilih untuk meneruskan cita-citanya, meninggalkan rumah dan berjanji tidak akan kembali ke Pulau Prince Edward lagi.

Coghlan ternyata membuat pilihan tepat karena menjadi pemain film yang berhasil, dengan setiap aksinya yang selalu mendapat pujian dari penonton. Penampilan pertamanya adalah di London pada tahun 1860, dan menjadi aktor utama di Prince of Wales's. Ia pergi ke Amerika pada tahun 1876, di mana ia selanjutnya menghabiskan sisa hidupnya, pertama kalinya ia bermain untuk perusahaan Augustin Daly dan kemudian untuk perusahaan saham Union Square, selama jangka panjang The celebrate Case.

Dia juga sempat bermain dengan saudara perempuannya, Rose Coghlan, dan turut mendukung film-film Lillie Langtry dan Minnie Maddern Fiske, dan pada tahun 1898 menghasilkan sebuah film versi Alexander Dumas 'Kean, berjudul The Royal Box, yang mana telah berhasil menjadikannya seorang bintang besar selama tahun-tahun terakhir dalam karirnya.Rose adiknya juga menjadi seorang aktris. Putrinya Gertrude Coghlan (1 Februari 1876 - 11 September 1952) adalah juga seorang aktris, dan putranya, Charles Jr adalah seorang aktor.


Suatu hari, Coghlan mengunjungi seorang peramal gipsy dan wanita gipsy itu memberitahu sesuatu yang membuat Coghlan mengingatnya seumur hidupnya. Dia berkata: “Charles, anda akan menjadi terkenal tetapi akan menemui maut semasa di puncak ketenaran anda. Roh anda tidak akan tenang sehingga anda dikembalikan ke tanah kelahiran anda.”

Coghlan amat terganggu dan juga kagum dengan ramalan itu, dan kerap mengulangi pernyataan peramal itu kepada rekannya dalam setiap percakapan tetapi kebanyakan dari teman-temannya menganggapnya hanya sebuah takhayul.
Pertanda awal ramalan itu menjadi kenyataan apabila pada 27 November 1898, Coghlan meninggal dunia secara tiba-tiba di atas pentas ketika memerankankan Hamlet di Galveston, Texas. Ketika itu, akting Coghlan mendapat pujian hebat dari para kritisi teater dan memang benar, dia meninggal dunia pada puncak kemasyhurannya.

Minggu berikutnya, Coghlan dikebumikan di tanah perkuburan Galveston. Dua tahun kemudian, sebuah topan dahsyat melanda Galveston dan menelan korban 6,000 jiwa serta memusnahkan tanah perkuburan tempat Coghlan disemadikan.
Pagi berikutnya, pihak berwenang mendapati beberapa peti mati dihanyutkan oleh topan itu ke laut dan salah satu peti mati itu terdapat mayat Coghlan. Begitu keluarga Coghlan mendengar kabar mengenai tragedi yang menimpa Coghlan , mereka menawarkan ganjaran yang lumayan besar kepada siapa saja yang berhasil menemukan peti mati itu, tetapi tiada satu orang pun yang melaporkan berhasil menemukan peti mati tersebut.

Pada Oktober 1908, kira-kira delapan tahun selepas topan yang melanda Galveston, beberapa nelayan di Charlottetown Pulau Prince Edward menemukan sebuah peti mati besar terapung dipukul ombak ke pantai kepulauan itu. Berdasarkan kepingan perak yang melekat pada peti mati itu, tak dapat disangsikan peti mati itu adalah peti mati Charles Coghlan yang telah hilang sekian lama.
Peti mati itu melakukan perjalanan beribu-ribu kilometer dari tanah perkuburan Galveston hingga akhirnya tiba di tanah kelahiran Coghlan, seperti yang diramalkan peramal gipsy 10 tahun sebelum kejadian itu. Sehingga kini cerita ini kekal sebagai misteri dan menjadi salah satu kisah nyata yang aneh dalam sejarah.



sumber

ryantato55 - 5/10/2013 11:27:00 PM

Friday, April 26, 2013

Petuah Nabi Muhammad SAW Saat Maut Menjemput

Friday, April 26, 2013

Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.

Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"."Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. " Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang."Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan
dadanya sudah tidak bergerak lagi.


Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya."Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii!" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa'alaihi wasahbihi wasallim. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

Usah gelisah apabila dibenci manusia kerana masih banyak yang menyayangimu di dunia, tapi gelisahlah apabila dibenci Allah kerana tiada lagi yang mengasihmu di akhirat kelak.

ryantato55 - 4/26/2013 12:19:00 AM